Indonesiska föreningen  Perkumpulan Indonesia di Göteborg

Start                      Uppåt Styrelsen Webmaster

Start Uppåt

 

 

Sommarträff

Lö 21 augusti 2010

 

 

Det är inte alls överdrivet att vi lyckades denna gång också, arrangera en sommarträff för våra medlemmar. Till och med vädret gick över på vår sida, ej regn, eller liten droppe var det från början när vi var på poäng promenad  som var arrangerad av Annie som vanligt. Och sen solen skiner, inte för varm men också lagom att bada. Flera barn, Sasqia, Demas, Dika, William, lyckades bada i det lagom varma vattnet. Eller också ta fram åror och ro fram och tillbaka med den lilla båten in i viken.  Det gjorde Göte med barbarn Minerva. De hade det jätte roligt.
Några spelade basket eller rättare sagt kasta boll i korgen hahaha . . . ty det var ingen tävling förstås. Andra kastar frisbee som Alexander, Thomas, Theres tom Ginting var med. Många sitter och vila under solsken samtidigt som att njuta av det underbara havsutsikten över viken. Gammas föräldrar som var på besök i Sverige kunde också vara med och njuta av sommarträffen, att ha det roligt tillsammans med andra Indoneser i Sverige på sin sista dag, ty nästa morgon de skulle redan åka tillbaka till hemlandet. Trevligt resa och välkomma tillbaka till Sveariket morföräldrar !
Andra vuxna och barn små sparkar boll, några är för små så inte kan träffa bollen när de skulle sparka, eller bollen rullar bakåt istället. Härligt roligt att se de små roa sig i den gröna fina grässmattan nära stranden. Deras leende och skratt, deras glädje uttryckt t o m deras skrikande ljud fyller liksom så att säga förutsättningar för en lyckad sommarträff. Föräldrarna som har små barn, Peter/Lia, Hasse/Theres, Björn/Sopiah, Ronny/Helen, Peter/Atika,

Dan/Ludya, John/Gamma, Kitty och morföräldrar Göte/Ann Marie, alla hade det  lugnare att se och låta deras små leka på det gröna grässmattan i den fridsfulla stranden vid Sillvik.

Sedan kommer det riktiga tävlingar. Springa med en kula på en sked. Många försök, men det här är svårt. Man vill springa fort, men kulan flyger iväg från skedet. På så sätt vinner man inte så klart. Men där kom en vinnare också som behärskar kulasked-tekniken hahaha . . .. Sedan dök säck tävling. Att springa i en säck, vvou . . . inte lätt det heller. Det var barn som vinnare enligt domaren och tävlingsgeneralen Peter

Att springa två och två i en säck ännu svårare. Mot ungdomar och de små springer två män Ginting och Göte i en säck. De vinner nästan, men till slut ramlade de omkull och förlorade mot barnen. Fy på er karlar hahaha . . . kvinnor och alla andra skrattar roligt. Bättre tur nästa gång gubbar. 
Att spela kubb var också roligt för alla, barn och vuxna. Men att träffa en kubb med kastpinne i det avståndet (8 m) är inte alls lätt, för man måste kasta med säsrskilt sätt, med underhandskast och pinnen får ej rotera horizontellt i luften dvs helikopterkast är förbjudet. Konsten att  träffa eller fälla en kubb var önskevärd och en grupp spelare van också. Gruppen var först som lyckades fälla de 5 kubbarna och därmed hade rätt att fälla kungen och van. Grattis.

 . I dragkampen var det många mot många. Alla drar så hårt de kunde. Här förlorar man mycken energi förstås, på båda sidor, vinnare eller förlorare. Men efter det kom besked tydligare om att fylla på mer energi igen, grillvagn kom fram med en erfaren grillmästare Lennart i spetsen  Kom också 'vice grillmästaren' Ginting och det 'nya grillmästaren' Thomas, dessutom gästen från Indonesien dvs Gammas Pappa tog hand om kycklingsspett. Alla fyra gjorde sitt bästa. Det ryker och luktar gott syns från långthål att man känner hungrigt särsligt efter alla dessa energislukande lek och tävlingar.

Från köket hörs rop av de händiga arbetsglada föreningskvinnor, det är dags, maten är klar. Alla till matsalen, nu är det ganska tyst i salen, maten kan tysta folk så underligt men härligt och mycket trivsam. 

Alla njuter av det rådande stämningen på sommarträff, eller är det kanske också ett sätt att njuta av livet tillsammans på en helgdag och att vara tillsammans i en fridsam gemenskap utan krav.

 

Med vänlig hälsning

Skriven av Ginting och Roza, foton plåtade av Ronny

--

 

På indonesiska

 

Pertemuan musim panas

Sabtu 21 Augustus 2010

 

Tidaklah berlebihan kalau dikatakan kita berhasil juga bikin pertemuan musim panas kali ini. Bahkan boleh dikatakan cuaca juga memihak kita, tak ada hujan walupun pada mulanya rintik-rintik ketika kita melaksanakan 'poäng promenad' yang diorganisir oleh Annie seperti biasanya. Setelah itu terlihat matahari menunjukkan sinarnya, tidak telalu panas tapi paspasan untuk bercebur dan mandi di laut. Beberapa anak-anak seperti Sasqia, Demas, Dika, William, sempat juga menceburkan diri dan berenang beramai-ramai di air yang cukup hangat. Ada juga yang mengangkat kayuh dan dengan perahu kecil berdayung ketengah berkeliling sekitar teluk. Hal ini dilakukan oleh Göte bersama cucunya bernama Minerva. Mereka kelihatan sangat senang dan bergembira.

Yang lain bermain basket, bukan bertanding hahaha . . . tapi hanya berusaha masukkan bola ke basket. Yang lain lempar frisbee seperti Alexander, Thomas, Theres dan ikut juga Ginting. Banyak juga yang hanya duduk istirahat dibawah kecerahan sinar matahari sambil menikmati pemandangan laut yang indah. Juga orang tua Gamma yang sedang berkunjung ke Swedia ikut menikmati pertemuan musim panas ini, bergembira bersama dengan orang-orang Indonesia lainnya di Swedia, Sayangnya hari terakhir bagi mereka, karena esok harinya harus kembali ke Indonesia. Kita ucapkan Selamat Jalan dan Selamat Datang kembali kalau berkunjung lagi ke negeri kerajaan Swedia ini. 

Bermain sepak bola juga digemari oleh anak-anak kecil maupun dewasa. Beberapa anak masih terlalu kecil main bola sehingga kadang bolanya malah menggelundung kebelakangnya walaupn disepak kedepan. Sungguh sangat menggembirakan dan menyenangkan melihat anak-anak kecil ini bersenang-senang dan bermain dirumput hijau dekat pantai ini. Ketawa dan senyuman mereka, teriakan mereka yang mengutarakan kegembiraan, menandakan dan mengingatkan kita sepintas lalu bahwa pertemuan ini telah berhasil mencapai tujuannya, menggembirakan bagi semua. Orang tua yang punya anak kecil seperti Peter/Lia, Hasse/Theres, Björn/Sopiah, Sonny/Helen, Peter/Atika, Dan/Ludya, John/Gamma, Kitty och morföräldrar Göte/Ann Marie, semua bisa lebih tenang melihat dan membiarkan si kecil-kecil ini bermain sendiri diatas lapangan hijau ditepi pantai Sillvik yang tenang, aman dan nyaman.

Kemudian tibalah waktunya, pertandingan-pertandingan sungguhan. Berlari secepat mungkin dengan membawa kelereng disendok makan. Banyak juga yang mencoba, tetapi ternyata memang sulit. Orang ingin lari secepat mungkin, tetapi kelerengnya malah terbang sendiri jatuh dari sendok. Sudah tentu kalah. Tapi tentu saja ada juga yang pemenang, dimenangkan oleh yang menguasai tekhnik sendok-kelereng. Kemudian diadakan juga pertandingan lari karung. Lari dengan kedua kaki dalam karung, wah wah . . . tidak gampang. Pertandingan ini malah dimenangkan oleh seorang anak menurut putusan wasit Peter yang juga merangkap sebagai komandan seluruh pertandingan. Variasi lainnya lari pasangan dengan karung. Satu kaki masing-masing dalam karung dan berlari sambil gandengan. Ini lebih susah lagi. Dua laki-laki Göte dan Ginting muncul menantang anak-anak muda. Dua orang ini hampir menang, tetapi sebelum mencapai garis akhir mereka terjatuh guling berdua. Wuh . . . malu deh lawan anak-anak muda hahaha . . . semua wanita dan yang lain pada ketawa gembira. Doakan nasib lebih baik lain kali ya hahaha . . .

Pertandingan lainnya 'kubb spel', permainan Swedia yang sudah berumur ratusan tahun, kabarnya sejak zaman Viking di Gotland. Permainan yang sangat menarik bagi anak-anak muda maupun dewasa. Tapi untuk bisa melempar jatuh sebuah kubb sangat susah, karena orang harus melemparkan tongkat pelemparnya dengan cara khusus, dipegang dibawah telapak tangan dan tidak boleh mutar horizontal di udara atau cara lempar helikopter dilarang. Seni untuk bisa mengenai dan menjatuhkan sebuah kubb sangat dihargai dan satu grup pemain akhirnya memenangkan pertandingan karena pertama berhasil menjatuhkan semua kubb dan kemudian menjatuhkan raja. Selamat menikmati kemenangan!

Dalam perlombaan tarik tali, dikedua pihak terdiri dari banyak orang. Semua berusaha keras untuk menarik sekuat tenaganya. Dan dalam pertandingan ini semua kehilangan energi banyak, artinya kedua belah pihak sama-sama 'kalah', pada terengus-engus tarik napas. Tapi setelah itu semakin jelas terlihat kedatangan wagon penambah energi dengan ahli pembakar sate yang sudah berpengalaman Lennart, dan ada juga 'wakil'nya Ginting, ditambah lagi dengan pembakar baru Thomas, ditambah lagi persatean ayam yang ditangani oleh tamu dari Indonesia ayah dari Gamma. Keempatnya berusaha membikin sebaik mungkin dan secepat mungkin. Terlihat kepulan asap dan tercium bau harum kemana-mana sehingga orang-orang semakin merasa lapar kepingin makan cepat-cepat terutama karena sudah letih dan kehabisan energi dalam semua pertandingan-pertandingan tadi.

Tak lama kemudian terdengar panggilan dari dapur, suara dari wanita-wanita  perkumpulan yang sudah dengan tangkas dan rajin menyiapkan semua hidangan, makan! . .  makan! Semua berjalan menuju ruang makan, dan sepertinya jadi sepi, senyap di ruang makan. Makanan kelihatannya bisa mendiamkan atau menenangkan suasana seperti menakjubkan tetapi suasana terasa jadi sangat indah dan menyenangkan.

Semuanya kelihatan sangat menikmati suasana pertemuan ini, atau mungkin ini juga adalah satu cara untuk menikmati hidup secara bersama-sama pada satu hari libur, atau menikmati hidup-bersama dalam satu kebersamaan yang damai dan nyaman tanpa tuntutan.

 

Salam hangat

Ditulis oleh Ginting dan Roza. Foto oleh Ronny.