Indonesiska föreningen  Perkumpulan Indonesia di Göteborg

Start                      Uppåt Styrelsen Webmaster

Start Uppåt

Uppåt 2004 maj 2004 Dec 2005 Jan 2005 Okt 2005 Nov 2005 Dec 2005 Dec2 2006 Jan 2006 Mars 2006 Juni 2006 Augusti 2006 Sep Backadalen 2006 okt 2006_Nov 2006_nov2 2006Dec 2006Dec2 2006Dec3 2007Jan 2007_Feb 2007_Juni 2007_aug 2007_okt 2007_okt2 2008_feb 2008_jun 2008_okt 2008-Nov 2008_nov2 2009:feb 2009_Sep 2009:Sep_2 2009_sep3 2009_okt 2009_okt2 2009_okt3 2009_okt4 städning 2010 2010-jul 2010-sep 2010-sep2 2010-dec 2012_mrs 2012_mrs_2

Indonesiska föreningen

Nedanför den indonesiska texten finns en svensk version i original

 

Dari majalah ”Vi Backabor” 1 sept 2006, Göteborg

 

PERKUMPULAN INDONESIA

Di Göteborg

 

Jarak dari Swedia ke kepulauan Indonesia kelihatannya sangat jauh, tetapi tidaklah jauh bagi mereka yang tinggal di Backa. Disini ada Perkumpulan Indonesia di Göteborg. 

 

Perkumpulan Indonesia di Göteborg mempunyai lokal dan kegiatan di Brunnhuset. Dalam Perkumpulan ada sekitar 50 anggota dan keluarga, tetapi Perkumpulan selalu dengan tangan terbuka menerima lebih banyak anggota. Tujuan Perkumpulan ialah untuk menjaga dan memelihara tradisi dan budaya  Indonesia serta menyebarkan pengenalan dan pengetahuan tentang Indonesia. Anni Håkansson adalah ketua Perkumpulan.

 

Perkumpulan mengadakan kursus dalam bahasa Indonesia, budaya dan tradisinya untuk mereka yang akan berpergian ke Indonesia dengan cara sendiri. Disini anda dapat belajar banyak tentang negeri Indonesia, mendapatkan informasi tentang tempat-tempat kunjungan turis, bagaimana cara terbaik pergi kesana serta informasi tentang penginapan termurah. Annie biasa mendapat telefon maupun e-post dari orang-orang di seluruh Swedia yang ingin mengadakan perjalanan ke Indonesia untuk mengetahui Indonesia secara praktis maupun tentang suasana aktual Indonesia.

 

Masakan tradisionil

Perkumpulan juga mengadakan kursus masakan tradisionil Indonesia. Masakan yang sangat berguna dan lezat dengan menggunakan banyak sayur-sayuran dan banyak bumbu-bumbu.

 

”Kita menyesuaikan masakan dengan suasana Swedia. Di Swedia tidak semua menginginkan bumbu-bumbu yang pedas, karena itu kita usahakan bikin agak tidak terlalu pedas. Tetapi berangsur-angsur dalam penyesuaian banyak juga diantara orang-orang Swedia yang mulai menikmati bumbu yang sedikit lebih pedas dan menginginkan makanan yang sedikit pedas”, kata Annie.

 

Banyak diantara bahan masakan yang disediakan dalam kursus dapat dibeli di toko-toko bahan makanan. Tahun-tahun terakhir telah lebih banyak ragamnya. Sepuluh tahun yang lalu lebih susah mendapatkan bahan makanan Indonesia sehingga Annie harus pulang pergi ke Belanda untuk membeli bahan-bahan makanan yang di Swedia belum ada. Sekarang sudah ada juga sejumlah toko-toko China di Göteborg dan disana bisa ditemukan bahan-bahan makanan dari seluruh Asia.

 

”Dalam kursus masak yang kami adakan termasuk juga kunjungan studi ke salah satu diantara toko China di Göteborg sehingga pengikut kursus bisa belajar mencari bahannya di rak makanan. Ini sangat dipuji oleh pengikut kursus dan juga penting karena nama-nama barang dalam bahasa Indonesia tidak selalu sama dalam bahasa China” kata Annie.

 

Kursur masak diadakan 4x ditambah 3 jam kunjungan ke toko makanan.

 

Senang di Backa

Perkumpulan Indonesia merasa seperti tinggal dirumah sendiri di Backa. Mereka ini mengambil bagian di Backafestivalen (Pesta Backa) selama 10 tahun terakhir dan juga ikut ambil bagian dalam ”Hari Kesehatan Rakyat” yang terakhir.

 

Setiap musim semi Perkumpulan mengadakan ”open-house” di Brunnshuset dimana diperkenalkan kegiatan Perkumpulan, pertunjukan film dan informasi atau diskurs tentang budaya maupun tradisi Indonesia. Disini juga para pengunjung bisa mencoba menikmati makanan Indonesia dan kesempatan melihat berbagai ragam pakaian dan pekerjaan tangan tradisionil Indonesia. Biasanya sangat banyak pengunjung dan acara ini sangat banyak dapat penghargaan.

 

”Bagi yang tidak ikut open-house musim semi yang lalu masih ada kesempatan baru dalam ”Pekan Kesehatan Rakyat” (folkhälsoveckan) pada permulaan bulan oktober (minggu ke 40  ). Pada hari itu Perkumpulan Indonesia akan mengadakan open-house lagi dan semua penduduk Backa  dan sekitarnya disambut dengan hati yang tulus dan Selamat Datang”, kata Annie mengakhirinya.

 

Website Perkumpulan:

hem.passagen.se/indonesiska